Total Tayangan Halaman

Senin, 28 April 2014

Bandar Sabu berkelit di PN Medan



Banyak Bandar  sabu ketika disidang tidak mengaku dipengadilan begitu juga dengan AAN keturunan tionghoa warga perumahan cemara hijau kec Medan Timur yang disidang dengan kedua temanya  Halim dan Akun dengan barang buti 1 kg Sabu ketika ditunjukan oleh hakim ketua Saur Sitindaon SH Mhum  hanya 1 ons sabu saja ketika ditangkap pas hari imlek tahun 2014 hadir pula Jaksa penuntut umum Nova dari kejatisu (Barat)

Minggu, 16 Maret 2014

PJKA (PT. KAI) Mengobrak Abrik Tanaman Penduduk di Desa Tembung dan BatangKuis di Kab. Serdang Habis Rata


 
 Beberapa hari yang lalu entah mimpi apa PJKA (PT. KAI (Perusahaan Kereta Api Indonesia)) telah mengoncang-goncang rumah masyarakat Desa Tembung dan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang. Dan menghabisi tanaman-tanaman masyarakat desa tersebut hingga rata membabi buta. Dengan peralatan parang, kampak, pedang panjang, dan gergaji sinso, dan lain-lain. Dikabarkan kerugian masyarakat dalam hal ini ratusan juta rupiah. Masalah ini telah di adukan ke HAM karena telah melecehkan orang banyak.

Menurut yang dikumpulkan menjelaskan serombongan PJKA ( PT. KAI ) di dalam membersihkan halaman-halaman penduduk tidak memberitahukan terlebih dahulu kepada masyarakat. Dan ini dianggap merugikan masyarakat banyak. Dan diminta kepada yang berkompeten turun tangan. Diduga ada yang negatif dalam hal ini.

PJKA ( PT. KAI) Menyuruh Mafia-Mafia Tanah Untuk Mendatangi Secara Paksa kepada penduduk formulir kosong kepada masyarakat Tembung dan Batang Kuis Deli Serdang.

Bersamaan dengan itu datang kepada masyarakat Tembung dan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang dengan mengatakan kami dari petugas PJKA (PT.KAI) ditugaskan dari atasan untuk menyerahkan blanko kosong dari PJKA (PT. KAI) dan harus ditanda tangani blanko kosong tersebut, dari masyarakat yang diberi materai Rp. 28.000,- per lembar serta sudah ditanda tangani serahkan kepada lagi secepatnya. Yang mana dalam hal ini disaksikan oleh dan diiringi oleh Ketua RT / RW Sukar. Penandatanganan itu seolah-olah ada pemaksaan yang bermuara negatif, masyarakat bertanda tanya kenapa “ hal ini sepertinya ada pemaksaan diminta kepada yang berwenang untuk meneliti kebenarannya belanko formulir dari PT. Kerata Api Indonesia Devisi Regional I Sumatera Utara Jl. Prof. HM Yamin, SH No. 14 Medan. Dalam hal ini masyarakat daerah Desa Tembung Percut Sungai Tuan dan Batang Kuis Kab. Deli Serdang sangat curiga dalam penandatanganan blanko tersebut. Sepertinya tanda tangan tidak ada mengatasnamakan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Devisi Regional I Sumatera Utara. Diharapkan kedepan siapa sebenarnya yang memerintahkan blanko permohonan sewa tanah milik PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Siapa bertanggung jawab hal ini mohon yang kompeten turun tangan secepatnya karena tidak jelas, isi permohonan tersebut disangsikan, atas kebenarannya.(ada)

Minggu, 09 Februari 2014

PARTAI PENGUASA TIDAK SUKA DENGAN MEDIA GUREM


Liputan Barat
Sumut-Medan Gudang online
Banyak media disatu negara menandakan ada demokrasi berkembang dinegara itu.diindonesia perkembangan media mempengaruhin ekonomi,politik dan hukum.biasanya partai penguasa tidak suka dengan media gurem karna payah diatur kata R.Aris Tarigan,SE ketua LSM Rakyat Beraamanat dikantornya ditanjung pura.

Dari jaman sukarno sampai jaman Sby biasanya partai penguasa pusing menghadapi media gurem.
Begitu juga dengan partai demokrat sebagai partai penguasa yang mengusung Sby menjadi presiden tidak tanggung tanggung sampai 2 periode kurang suka dengan media kecil seperti media online blogspot yang katanya bukan media tetapi untuk catatan harian.
Seperti digedung DPRDSU yang ketua Saleh Bangun kader militan dari partai demokrat juga alergi seperti media online blogspot.
Dengan berbagai macam alasan Saudara Saleh Bangun memerintahkan sang Sekwan Raliman Tarigan tidak boleh lagi menyantuni media online blog spot digedung DPRDSU puluhan wartawan media online blogspot tertunduk sedih tidak bisa berbuat apa apa.
Sebentar lagi pemilu pada bulan april 2014 puluhan media online blogspot berdoa semoga partai demokrat tidak lagi partai penguasa,agar di DPRDSU bukan lagi kader demokrat menjadi ketua DPRDSU.supaya ada kebijaksanaan baru yang membolehkan media online blogspot beraktifitas di DPRDSU.mudah mudahan ada partai baru pemenang pemilu 2014 yang mau membolehkan media online blogspot

Sabtu, 07 September 2013

Yunus-Sahmadi Calon Bupati Langkat

 
Yunus Saragih Ketika masi menjadi wakil Bupati Langkat 

Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati, Yunus Saragih-Sahmadi Fiddin, merupakan pasangan pertama yang mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Langkat, Jalan Kartini, Stabat, Senin (8/7/2013).
 
Yunus mengatakan, tekad dirinya maju menjadi bakal calon bupati kabupaten Langkat  bersama pasangannya Sahmadi Fiddin, karena pekerjaan rumah yang tertunda kala dia mengantikan mantan Bupati Langkat, Syamsyul Arifin yang dilantik menjadi Gubernur Sumatera Utara, 14 Agustus 2008.

"Banyak dulu pekerjaan yang belum selesai, karena dulu menjabat singkat. Ini saya mencalonkan diri untuk menyelesaikan pekerjaan yang dulu," tuturnya didampingi Sahmadi Fiddin kepada wartawan.
 
Yunus sempat bercanda, dia dan pasangannya belum membeli baju seragam sebagai ciri khas mereka. Yunus mengenakan kemeja batik hijau, dan Sahmadi Fiddin dengan kemeja orange.
"Belum ada uangnya, jadi belum ada kami pakai seragam yang sama," kata Yunus.

Jumat, 30 Agustus 2013

Sat III Tipikor Poldasu periksa kantor sigit Pram



 
Sat III Tipikor Poldasu memeriksa Ruagan kerja wakil DPRD Sumut Sigit Pramono Asri,Ruang Fraksi Hanura serta memeriksa Ruangan Sekwan DPRD Sumut

Pada  jum,at (30/8) sat III Tipikor Poldasu dipimpin Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda, AKBP Juda Nusa Putra serta Belasan personil Subdit III Tipikor, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara melakukan penggeledahan di DPRD Sumut.  seperti ruangan Fraksi Hanura di lantai empat Gedung DPRD, Fraksi PKS di lantai tiga dan Ruangan Wakil Ketua DPRD Sumut dari Fraksi PKS Sigit Pramono Asri di lantai dua gedung DPRD Sumut
 Petugas tersebut tiba di sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung  masuk ke dalam gedung DPRD Sumut dengan didampingi oleh petugas satuan pengamanan gedung DPRD Sumut.

 
 Ketika ditanya media online ini katanya "Soal dana Bantuan Daerah Bawahan (BDB)," kata seorang petugas Sat III Tipikor Poldasu tersebut di lokasi

Dari hasil pengeledaan gedung beberapa ketika keluar  petugas sat III Tipikor Poldasu tersebut membawa sejumlah berkas saat keluar dari beberapa ruangan tersebut  ruangan-ruangan tersebut.

Sejauh ini belum diperoleh keterangan resmi mengenai penggeledahan tersebut baik dari Polda Sumut maupun dari DPRD Sumatera Utara. 

 
Kemudian dari pada itu setelah sehabis solat jum,at tiga mobil memasuki halaman kantor Sekwan DPRD Sumut keluarlah petugas Subdit III Tipikor, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) dengan mengenakan baju rompi belasan petugas dipimpin  Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda, AKBP Juda Nusa Putra kemudian memasuki ruangan Sekwan DPRD Sumut Drs H. Randiman tarigan

Mereka berjumlah belasan orang . Ada sekitar berkisar satu jam baru kemudian keluar dari ruangan Sekwan DPRD Sumut H.Drs Randiman Tarigan ketika ditanya apa tindakan mereka tidak mengklarifikasi kemudian meninggalkan ruangan kamar sekwan DPRD Sumut.Ketika ditanyasang Sekwan DPRD Sumut tidak mau dijumpai